![]() |
Pelajar Indonesia menjukkan teknologi robot buatannya (foto:
Antara)
|
2015, Teknologi Robot Masuk Kurikulum Pendidikan di Indonesia
2015, Teknologi Robot Masuk Kurikulum Pendidikan di Indonesia
JAKARTA -
Pelajar dari Indonesia mampu menunjukkan kemampuannya kepada negara-negara
berkembang lainnya dalam hal pembuatan teknologi robot. Sejumlah prestasi
berhasil ditorehkan di luar negeri.
Karena itu, sangat pantas bila dikatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang potensial
untuk mengembangkan teknologi robot.
Direktur Robotic Explorer Jully Tjindrawan mengatakan,
Indonesia sangat siap kembangkan teknologi robot, karena imajinasinya jalan.
“Padahal latihan hanya dua minggu dengan alat yang minim, tapi Indonesia menang
terus," ujar Jully Tjindrawan di Jakarta, dikutip Antara, Senin
(16/6/2014).
Jully mengatakan, 2015 adalah waktu yang tepat bagi
Indonesia, terutama dunia pendidikan, untuk menerima teknologi robot sebagai
bagian dari kurukulum di Indonesia.
"Sebetulnya sudah ada yang masuk kurikulum, namun perlu
diperdalam lagi. Sehingga edukasi untuk anak-anak tentang robot bisa semakin
dikembangkan," katanya.
Menurut Jully, terdapat sebuah lomba yang mengharuskan robot
melalui labirin dengan cepat dan Indonesia meraih juara satu dalam hal
tersebut.
"Karena di Indonesia banyak gang, jadi untuk melalui
labirin itu sepertinya sudah biasa. Jadi, mereka bisa langsung tahu mana jalan
pintas yang cepat untuk dilalui robotnya," katanya.
Segudang Prestasi Internasional
Bicara prestasi robot di dunia internasional, Indonesia
pernah menyapu bersih delapan gelar sekaligus pada lomba robot di Amerika
Serikat dengan tim dari tiga perguruan tinggi, yakni ITB, ITTelkom dan Unikom.
Kedelapan gelar tersebut meliputi juara satu dan dua robot
pemadam api divisi beroda, juara satu, dua dan tiga robot api divisi berkaki,
juara satu RoboWaiter divisi entry level, serta juara satu dan dua RoboWaiter
divisi advanced.
Melihat prestasi tersebut, Jully merasa yakin bahwa siap
tidak siap, perkembangan teknologi robot mulai dibutuhkan masyarakat Indonesia.
"Saya berdoa tahun depan Indonesia bisa mengakomodir robot ke
sekolah-sekolah," jelas Jully.
(amr)
Dikutip dari :
http://techno.okezone.com
Diterbitkan pada :
Senin, 16 Juni 2014 - 09:35 WIB
Reporter :
Amril Amarullah
Original Post by :
Click Here
Unknown
My name Fuat Nur Aprillah, I loved my life, whether it is good or bad, i think it was the zest of my life, I loved for being myself, and i like to spend my time alone, "Sleep" is my favorite word in my life, "MAROOM" is my favorite place. I like black, maroon, blue...little bit, even white. I hate children, moss, lizard, coakroach. I don't believe with friendship, i believe with my best friend, for me odd friendships are not even better than having no friends at all, that's the reason why i loved for being alone. Once more, i hate everything about SPORT and SOCIALIZE, that was the worst word in my life. Love and Laughter.

0 komentar:
Posting Komentar